Unknown On Sabtu, 18 Mei 2013


“ya ampuunnn itu cowo manusia apa malaikat sih?! gantengnya kebangetaaann!”ucap Nada berteriak, sambil senyum-senyum seperti orang gila. Kamupun menoleh
“hah! Malaikat! Mana! Mana!”ucapmu kaget sambil celingukan mencari sosok malaikat yang diteriaki oleh Nada
“itu tuuhh!”ucap Nada sambil memutarkan kepalamu menghadap malaikat tersebut, Nada memang suka begitu, berbuat secara tiba-tiba. Wajahmu langsung beremotion seperti ini (-__)
“itu kan si Bisma, apanya yang ganteng? Pake acara bawa-bawa malaikat lagi, dia mah wajahnya biasa aja! No more!”ucapmu sambil akan focus lagi membaca buku novelmu yang berjudul “CLBK”. Bisma yang merasa namanya disebut-sebut langsung menoleh ke kalian berdua
“mata lo katarak apa ada yang salah sih? dia itu cowo terganteng sekaligus cowo ter-cool di kampus kita!”ucap Nada lagi dengan hebohnya, kamu hanya manggut-manggut
“terus? Gue mesti bilang waooo gitu?”ucapmu cuek sambil terus memfokuskan matamu ke buku novel tersebut
“terus terus! Nabrak lo! Lihat tuh!”ucap Nada lagi sambil memutarkan kepalaku untuk kedua kalinya, memangnya kamu itu sekrup apa bisa diputar-putar seenaknya sendiri? Saat kamu melihat pandangan yang ditujukan Nada, ternyata Bisma mendekat ke arah kalian
“hai”ucap cowo berwajah malaikat bernama Bisma itu kepada kami berdua, dia duduk disebelahmu namun kamu menjauhinya
“boleh kenalan?”tanya Bisma lembut pada kami berdua sambil tersenyum memamerkan deretan gigi berbehelnya yang rapi
“nama gue Nada!”ucap Nada semangat sambil membalas uluran tangan Bisma yang tadinya menganggur. Bisma menjabat tangan Nada
“gue balik ke kelas dulu ya? Tugas gue belum kelar”ucapmu sambil berjalan keluar dari kantin sambil menenteng buku novelmu
“aneh tuh anak, padahal kan enggak ada tugas apapun hari ini”ucap Nada lirih namun terdengar oleh Bisma
“kenapa tuh temen lo?”tanya Bisma pada Nada, Nada mengangkat bahunya tanda tidak tahu
“emang aneh dari orok kalik”ucap Nada sambil membereskan buku-bukunya dan memasukkannya ke dalam tas
“tuh cewe beda dari yang lain, biasanya setiap cewek yang lihat gue pasti klepek-klepek, nah ini? You’re special girl, different than other”Batin Bisma sambil tersenyum melihatmu yang masih terlihat dikejauhan
“hai Bisma? kok ngelamun?”tanya Nada sambil melambaikan tangannya ke depan wajah Bisma, Bisma tersadar dari lamunannya
“ehh... emm eng...enggak kok, gue ke kelas dulu ya? Babay”ujar Bisma sambil berlari menjemput tasnya yang tertinggal dibangkunya tadi dan membawanya pergi menuju kelasnya. Nada hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena bingung, diapun juga ke kelas.
Kenapa kalian bersikap seperti itu kepada Bisma? kamu memang sudah terkenal dingin dan cuek pada semua cowok karena pengkhianatan yang dilakukan mantanmu yang bernama Morgan,  4 bulan yang lalu. Itu ajasih yang author tau :P


Di Kelas


“lo tadi ngapain pake acara-acara pergi segala?”tanya Nada yang langsung duduk disampingmu, kamu menoleh padanya
“ya abis loe keasikan ngobrol sama si itu.. em.. sapa namanya?”tanyamu sambil kamu merem dan mengingat-ingat
“Bisma?”Nada membantumu mengingat namanya. Kamu membuka matamu lagi sambil menjentikkan jarimu
“nah itu! Makanya gue gamau ganggu dan jadi obat nyamuk, akhirnya gue pergi ajadeh”ucapmu cuek
“tapi (namakamu) sayang, tadi si Bisma itu liatnya ke elo! Bukan ke gue!”ucap Nada sambil meletakkan tasnya dan menghadap kamu lagi, kamu menghadap Nada
“oh ya? Masyaa?”ucapmu meremehkan, Nada ngotot kalau Bisma itu melihatmu, namun kamu hanya mengiyakannya saja, masuk kuping kanan keluar kuping kiri
Tak lama kemudian pembicaraan kalian berhenti karena bel sudah berbunyi dan guru kedua yang masuk adalah bu Giselle, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, namun dia datang tidak sendiri ada seseorang yang mengekori bu Giselle dari belakang. Dan kamu mengenalnya
“baik anak-anak, ada teman kalian yang ingin pindah jurusan menjadi ke jurusan Sastra 3, ayo perkenalkan namamu”ucap Bu Giselle memerintah anak itu, anak itu mengangguk
“nama gue Bisma Karisma, gue pindahan dari kelas DKV, semoga kalian bisa berteman baik sama gue”ucap Bisma memperkenalkan dirinya dengan singkat padat dan jelas
“oke Bisma silahkan duduk, pilih bangku kosong yang kamu suka”ucap Bu Giselle, semua murid cewek menyuruh Bisma untuk duduk didekat bangkunya, Bisma melirikmu dan langsung duduk didekatmu, kamu hanya menggerutu
“okey, karena ada rapat dosen hari ini jadi, kalian boleh pulang setelah jam istirahat, terimakasih”ucap Bu Giselle sambil membereskan bukunya dan pergi dari kelasmu
“yeeeeee!!”teriak sorak sorak semua mahasiswa karena pulang lebih cepat.
“seneng banget sih yang namanya pulang? Mau ngapain coba dirumah?”ucapmu lirih namun Bisma dapat mendengarnya
“emangnya kenapa? Elo gak suka pulang?”tanya Bisma sambil mencangklong tas merahnya. Dikelas hanya ada kalian berdua, Nada sudah meninggalkanmu karena Nada ingin segera tidur
“emm gapapa kok (selang berapa detik) ehh kok gue jadi ngomong sama loe sih?”ucapmu tersadar karena telah mengobrol dengan Bisma. Bisma menautkan alisnya
“loh emang kenapa? Engga boleh? Ada yang larang ya?”tanya Bisma sambil berdiri dari bangkunya
“gak ada sih”ucapmu cuek sambil melirik jam tangan hitamu
“ohh iya kita tadi belum sempat kenalan, nama loe siapa?”tanya Bisma lembut sambil mengulurkan tangannya, kamu menghela nafas berat
“nama gue (namalengkapmu) panggil aja (namakamu)”ucapmu dingin sambil membalas uluran tangan Bisma dan melepaskannya kembali
“kenapa sih loe kok dingin banget ama gue?”tanya Bisma sambil menurunkan tangannya
“gapapa ko, gue pulang dulu”ucapmu sambil berlari kecil
“adrenalin gue makin tertantang buat dapetin kamu (namakamu)”batin Bisma sambil tersenyum lalu dia pulang


*******


Keesokan Harinya, seperti biasa sebagai murid baik dan teladan kamu berangkat pagi-pagi, kamu bersenandung saat melewati lorong dan menuju lockermu yang bertuliskan angka 27, namun saat kamu membukanya ada yang aneh
“hei! Lolipop! Kesukaan gue! (celingukan) siapa yang kasih ya? (mikir bentar) auk ahh keberuntungan bagi gue kali yak”ucapmu sambil membuka bungkus lolipop itu dan memakannya. Kamu mengemut lolipop itu sambil berjalan menuju kelas, tak disangka-sangka ternyata- -
“Bis...Bisma?”ucapmu tergagap begitu melihat Bisma sedang asik membaca komik doraemonnya. Bisma melihatmu dan tersenyum
“pagi, kamu udah dateng juga rupanya?”tanya Bisma, kamu nyengir sambil mengangguk dan langsung duduk. Bisma mengajakmu mengobrol dan kamu terpaksa menanggapinya, lama kelamaan ternyata asik mengobrol dengan Bisma



2 minggu kemudian, kamu sering berangkat pagi dan tentunya sering juga menemui Bisma. kalian semakin akrab dan dekat, kalian sering sharing, tertawa bersama, mengobrol dan masih banyak lagi. Suatu pagi Bisma mengajakmu ke taman belakang kampus
“emm (namakamu) kita ke taman belakang yuk?”ajak Bisma dengan wajah sumringah
“tapi Bisma, taman belakang kan serem Bis, ini masih pagi pula, gamau ahh”ucapmu sambil memfokuskan pandanganmu lagi ke hape Applemu
“udahlah, tenang aja, selama ada aku disampingmu, percayalah kau akan baik saja”ucap Bisma meyakinkanmu, kamu memandangi wajah seriusnya, kamu mengunci hapemu dan memasukkannya ke dalam kantong
“yaudah deh yuk”ucapmu menyejutujui ajakan Bisma. kamu dan Bisma langsung menuju taman belakang yang terkenal menyeramkan itu


*Sesampainya di taman*


Kamu langsung berjalan mendahului Bisma karena ada yang menarik perhatianmu, deretan bunga-bunga yang indah nan berwarna-warni terhampar luas didepan matamu. Taman ini tak terurus karena dulu rumornya ada mahasiswi yang bunuh diri ditaman ini.
“ternyata taman ini tak seseram yang aku bayangkan, bahkan bunga-bunga disini sangat cantik”ucapmu mengangumi bunga ciptaan Tuhan itu. Bisma mendekatimu sambil meletakkan tangannya dikantongnya
“tetapi, kecantikan bunga itu tetap tidak bisa mengalahkan kecantikan yang terpancar diwajahmu”ucap Bisma sambil tersenyum. Jantungmu langsung berdegup kencang begitu Bisma mengucapkan itu
“ihh Bisma, ada-ada ajadeh”balasku sambil berjalan kedepan untuk menutupi wajahku yang sudah memerah
“(namakamu), gue mau ngomong sesuatu”ucap Bisma dengan nada serius, kamupun menghentikan langkahmu
“sesuatu? Syahrini dong?”candamu sambil kamu tertawa cekikikan. Bisma mendekatimu dan menghadapkan badanmu ke badannya
“gue serius (namakamu)”ucap Bisma lagi sambil menatap mata kelincimu dengan serius
“mau ngomong apa Bis?”tanyamu sambil menatap balik Bisma dengan jantung yang sudah berdegup kencang
“(namakamu) gue suka sama loe saat pertama kali kita ketemu di kantin waktu itu”ucap Bisma dengan penuh perasaan, mata kelincimu langsung membola dan mulutmu sedikit menganga.
“Bis? Loe gak kesurupan kan?”tanyamu pada Bisma sambil menempelkan punggung tanganmu ke dahinya
“enggak kok (namakamu), tapi, kamu mau gak jadi emm,,,, kekasih gelapku?”tanya Bisma dengan keraguan
“hah? Kok kekasih gelap?”tanyamu sambil kamu menautkan alismu
“karena aku gak mau ada yang tau tentang hubungan kita, dan aku akan mengakhiri permainan ini pada saat aku berulang tahun nantinya”ucap Bisma sambil mendudukkanmu dikursi panjang taman
“emm gimana kalo gue nanti ditanyain sama Nada? Loe tau kan kalo dia itu kepo banget? Terus nanti gimana kalo nanti ada orang yang tau? Terus nanti kalo ada yang curiga ama kedeketan kita gimana? Terus nanti kalo ----“cerocosanmu terpotong karena Bisma mengecup bibir mungilmu hangat. Ingin rasanya tanganmu melepaskan ciuman itu, namun Bisma menahan tanganmu agar tetap berada ditempat dan tidak bergerak bahkan Bisma meletakkan tanganmu dilehernya dan tangannya melingkar dipinggangmu. 15 menit berlalu, Bisma melepaskan ciumannya, kamu tertunduk malu tak berani menatap Bisma
“kenapa (namakamu)?”tanya Bisma sambil mendongakkan kepalamu
“aku...aku...aku”kamu tidak tahu harus mengucapkan apa, kamu sangat gugup sekarang
“percayalah (namakamu), tiada wanita lain yang singgah dihatiku kecuali dirimu, hanya kamu gadis yang aku cintai”ucap Bisma sambil memegang kedua tanganmu
“aku percaya Bisma, tapi bukankah ulangtahunmu 3 minggu lagi? Apakah aku bisa menunggu selama itu?”tanyamu sambil melepaskan genggaman tangan Bisma
“kamu pasti bisa sayangku, pasti bisa”ucap Bisma menyemangatimu. Kamupun tersenyum kepadanya



SKIIIPPPP (2 Minggu kemudian)



Bel istirahat, Nada langsung keluar menemui seorang cowok imut. Nada membawa cowok imut itu kehadapanku
“ekheemm! Siapa nih?”tanyamu kepo
“ini pacar baru gue, namanya Dicky”ucap Nada memperkenalkan kekasihnya yang bernama Dicky itu. Dicky mengulurkan tangannya, kamupun menjabat tangannya
“loe bener-bener jahat dan egois Nad!”ucapmu dengan nada yang sedikit meninggi
“gue egois ama jahat kenapa?”tanya Nada dengan nada yang sangat memelas dan bersalah
“masa elo jadian gue enggak dikasih pajaknya sih? ahh!”ucapmu sambil cekikikan. Nada langsung menjitak kepalamu
“ihh gue kirain apaan! Deg-degan tau guenya! Yaudah yuk ke kantin gue yang bayarin!”ucap Nada bersemangat
“ehh sayang, sebagai cowok yang baik, aku aja yang traktir”ucap Dicky diiringi senyuman khasnya
“ahh baiklah, dirimu baik sekalii sayang!”ucap Nada sambil mencubit pipi Dicky, sekarang kamu merasa seperti obat nyamuk
“kacang kacaaang! Sapa mau beli kacaang!”ucapmu sambil mendahului berjalan ke kantin. Nada dan Dicky langsung menyusulmu dengan sedikit berlari kecil.


**********


Sesampainya dikantin kamu, Dicky dan Nada langsung memilih tempat paling pojok dan langsung memesan makanan. Baru kali ini kamu merasakan menjadi obat nyamuk, kamu hanya diam dan melahap spagethy yang kamu pesan. Sampai pada akhirnya...
“(namakamu), kamu percaya gak? kalo kita lempar sendok ini sambil tutup mata ke sembarang tempat dan mengenai seseorang, maka itulah jodohmu”ucap Nada sambil memakan steaknya
“aku enggak percaya sedikitpun”ucapmu singkat padat dan jelas, Nada memanyunkan bibirnya
“coba aja (namakamu), sapa tau salah satu cowok-cowok disini jodohmu”ucap Dicky sambil meminum sekaleng fanta
“ihh enggak mau! Apaan coba masa percaya ama sendok? Lucu bangeett?”ucapmu dengan nada yang diunyukan. Nada dan Dicky berpandangan, mereka satu pikiran. Dicky mengeluarkan kain hitamnya lalu menutup matamu dengan paksa!
“ehh apa-apaan nih! Woyy! Jangan tutup mata gue! Wooy gelap niihh!”ucapmu meminta dilepaskan namun sayang tanganmu juga dipegangi oleh Nada, sepasang kekasih itu memang jahil padamu
“udahlah, kamu nurut aja kek! Penasaran nih gue siapa jodoh lo! Nih sendoknya! Kalo gue kasih aba-aba ampe 3 elo lempar yaa?”ucap Nada. Kamu hanya menghembuskan nafas beratmu dan mengangguk pasrah sambil memegang sendok itu
“okee! Satu! Dua! Tiga! Lempar!”ucap Nada dan Dicky bebarengan. Kamu langsung melemparkan sendok itu ke sembarang tempat. Akhirnya sendok itupun mengenai kepala seseorang
“adaw!”rintih orang itu kesakitan sambil memegang sendok itu.
“nggak mungkin!”ucap Nada tak percaya
“OMG! Kenapa harus dia coba? Bakalan perang dunia ke III nih! Pergi yuk sayang?”ajak Dicky pada Nada dan Nadapun mengangguk
“heyy! Kalian jangan kabur dong! Emangnya kena siapa sih!”ucapmu sambil membuka penutup mata itu. Orang yang kamu lempar sendok itu sedang berada dihadapanmu dan dia menatapmu bingung sambil mengusap kepalanya yang terkena sendokmu itu, tak lupa dia juga memegang sendok yang kamu lempar tadi
“it..itu sen..sendok gue. Ehehe Bisma piss”ucapmu sambil cengengesan dan mengangkat jarimu berbentuk tanda “V”. Bisma duduk disampingmu
“emang kenapa sih kamu lempar-lempar sendok gitu sayang?”tanya Bisma lembut seperti biasanya
“emm itu.. anu emm si Nada ama Dicky bilang kalo, orang yang kita lempar pake sendok dengan tutup mata dialah jodoh kita hehe”jelasmu pada Bisma. Bisma tersenyum memperlihatkan barisan behelnya dan mengacak ponimu
“berarti bener dong ya kalo aku jodohmu?”tanya Bisma padamu. Kamu memegangi tengkuk lehermu, kenapa deg-degan seperti ini! Dumelmu dalam hati
“iya kali Bis hehehe”ucapmu cengengesan. Bisma mencium pipimu sekilas lalu pergi, kamu hanya dapat membolakan matamu dan memegang pipimu. terdapat senyuman yang terukir di bibir indahmu. Lalu kamu langsung berjalan masuk ke dalam kelas karena ada ujian


*********


Seminggu berlalu, hari ini adalah ulangtahun Bisma. pagi-pagi sekali Bisma sudah datang, dia berharap kamulah yang pertama kali mengucapkan “Selamat Ulang Tahun” untuknya. Tebakan Bisma benar, kamu sudah datang pagi ini
“selamat ulang tahun sayang!”ucapmu gembira sambil memeluk kekasih rahasiamu itu. Bisma membalas pelukanmu, bahkan memelukmu lebih erat
“makasih sayang, nanti malem datang ya ke acara ulangtahunku? Ini undangannya, aku harap kamu datang karena aku akan mengakhiri semua permainan ini”ucap Bisma sambil memberikan undangan berwarna merah hati itu, dia langsung menggosok-gosokkan hidungnya ke hidungmu. Bisma suka sekali melakukan itu
“aku akan datang sayang, untukmu”ucapmu sambil tersenyum


(Malam Harinya)


Kamu sudah tampil cantik dengan dress merah selutut, make up yang tidak terlalu tebal, high heels berwarna merah dan tas merah. Kamu menggunakan serba merah karena kamu tahu, Bisma sangat menyukai warna panas itu
“Ok! Sekarang udah siap!”ucapmu didepan cermin. Lalu kamu langsung menuju rumah Bisma dengan mengendarai mobil honda jazz silvermu



Sesampainya dirumah Bisma, kamu melihat disini ada banyak sekali orang, ternyata banyak juga yang datang diulang tahun kekasihmu itu termasuk Dicky dan Nada. Didepan sana, kamu melihat Bisma sangat tampan, dia seperti seorang pangeran. Bisma memakai kemeja berwarna merah dibalut dengan jas hitamnya yang membuat dia semakin mempesona malam ini. Tiba-tiba ada seorang gadis cantik yang menghampiri Bisma
“happy b’day honey!”ucap gadis itu bernadakan sangat mesra. Hatimu merasa perih, namun kamu tahan, kamu masih tahan ketika gadis cantik itu mencium kedua pipi Bisma. waktu telah tiba, kini saatnya Bisma memotong kue ulang tahunnya dan lagi-lagi gadis itu berulah lagi
“potong kuenya honey! Udah waktunya”ucap gadis itu sambil memegang bahu Bisma mesra
Setelah Bisma memotong kuenya, ternyata potongan pertama untuk gadis itu! Bisma memberikan potongan kue pertamanya pada gadis itu, hatimu kesal! Bahkan hancur! Ternyata maksud Bisma mengakhiri permainan ini adalah dia mengakhiri hubungannya denganmu. Airmatamu tak kuasa untuk terjatuh, kamu tidak kuat lagi, rasanya ingin sekali kamu pergi dari tempat itu, namun sebuah petikan gitar tiba-tiba kamu dengar

“* ku mencintaimu lebih dari apapun

Meskipun tiada satu orang pun yg tahu
Ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku
Meskipun engkau hanya kekasih gelapku



Yakinlah bahwa engkau adalah cintaku
Yg kucari slama ini dalam hidupku
Dan hanya padamu kuberikan sisa cintaku
Yg panjang dalam hidupku


Repeat *



Ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku

Meskipun engkau hanya kekasih gelapku
Ku mencintaimu lebih dari apapun
Meskipun tiada satu orang pun yg tahu
Ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku
Meskipun engkau hanya kekasih gelapku”



Setelah Bisma menyanyikan lagu itu, dia langsung berjalan mendekatimu dan memelukmu dari belakang
“aku mencintaimu”ucap Bisma lembut. Kamu memutar tubuhmu dan menamparnya keras ~Plaaaak!
“sudahlah Bisma! hentikan sandiwara ini! Kulihat kau sudah bahagia dengan gadis pilihanmu itu! Jadi tinggalkan aku!”ucapmu membentaknya sambil deraian airmata jatuh dari kelopak mata kelincimu
“apa sih maksudmu? Wanita yang mana? Gadis yang kucinta hanyalah dirimu percayalah”tanya Bisma bingung sambil dia memegangi pipinya yang habis kamu tampar
“wanita yang bersamamu diatas panggung tadi! Sudahlah! Tinggalkan aku! Aku akan pergi dari hidupmu!”ucapmu sambil menangis tersedu-sedu. Bisma langsung mengerti, dia menarikmu ke ruang tengah dan mempertemukanmu dengan gadis yang tadi
“jadi? kau curiga dengannya? Ayolah sayang, dia itu adikku yang baru pulang dari Aussie. Masa mau kamu cemburuin?”tanya Bisma kepadamu, kamu menautkan alismu.
“jadi dia adikmu?”tanyamu pada Bisma, Bisma mengangguk
“masih gak percaya? Nih Novaa! Kesini doong!”panggil Bisma pada seseorang yang bernama Nova itu. Gadis itu mendekat
“ada apa kak?”tanya Nova pada Bisma. jelaskan padanya kalau kamu itu adikku”perintah Bisma pada Nova
“ohh iya, kenalkan aku Nova, adik ka Bisma”ucap Nova memperkenalkan diri. Kamu menyambut uluran tangannya
“(namakamu), jadi kamu adiknya Bisma? bukan pacarnya?”tanyamu lagi pada Nova, Nova mengangguk
“masa iya aku pacaran ama kakak honeyku ini sendiri? Reza gimana dong? Kan dia nanti kesepian”ucap Nova sedikit melucu. Bisma tertawa
“yaudah sana kamu balik ke Reza”perintah Bisma, Nova mengangguk dan berlari menghampiri Reza
“masih engga percaya? Hmm?”tanya Bisma sedikit menyindir. Kamu hanya cengengesan dibuatnya. Maluuu rasanyaa!
“percaya deh Bisma hehe”ucapmu pada Bisma. Bisma menarik tanganmu ke atas panggung dan kamu tidak tahu apa yang akan dia lakukan
“mohon perhatiannya sebentar. Saya ingin memberikan sebuah pengumuman, yang ada disamping saya ini adalah calon tunangan saya. Dan saya akan membuatnya menjadi tunangan saya”ucap Bisma yang membuat matamu membola. Begitu juga dengan Nada dan Dicky
“ehh mereka kan engga kenal baik! Kok bisa tunangan sih?”tanya Nada pada Dicky
“engga tau juga sayang, aku aja bingung”ucap Dicky sambil menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal itu. Sementara diatas panggung kamu masih terpelongo. Bisma berlutut dihadapanmu, dia memegang tangan kirimu dan mengeluarkan sesuatu dari jasnya
“maukah kau menjadi tunanganku?”tanya Bisma sesakral mungkin. Wajahmu memerah seperti kepiting rebus sambil mengangguk
“aku mau Bis”jawabmu. Bisma langsung mengeluarkan cincin permata itu lalu memasangkannya dijari kirimu. Semua hadirin bertepuk tangan dengan meriahnya


Malam itu adalah awal hubungan manis kalian. Kalian dari hari ke hari semakin mesra dan Bisma tidak pernah lagi membiarkan airmatamu jatuh karenanya. SELESAI!



Sampai bertemu dipostingan selanjutnyaa :)

Ini sudah pernah saya terbitkan di Facebook, Fb saya Lala Priincess Yuppi S'lalu :)

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Diberdayakan oleh Blogger.